Pari'an Suroboyoan
 |
|
|
 |
Surabaya Lima Tahun Ke Depan...
Arif Afandi memang bukan sosok baru di Surabaya. Namanya sudah terukir sebagai wakil wali kota Surabaya sebelum maju ke kancah pilwali 2 Juni 2010 ini.
Mantan pemimpin redaksi Jawa Pos itu... |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Selasa, 29 Desember 2009 Semua Berpeluang Dampingi Arif Afandi
Surabaya - Calon walikota Surabaya Arif Afandi memilih berhati-hati mengenai calon wakil yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Walikota Surabaya,2010 mendatang. Siapapun calonnya asalkan Partai Demokrat merestuinya, dia pun tak bisa menolak.
Bahkan kabar terbaru, Bupati Lamongan M Masfuk juga akan disandingkan dengan Arif Afandi. Secara prinsip Arif Afandi menghormati siapapun yang akan maju bersama dirinya. Begitu pula peluang Ketua PDIP dan sekretarisnya, Saleh Ismail Mukadar dan Wisnu Sakti Buana juga sama.
“Saya berterimakasih kepada dukungan semua pihak. Tapi prinsipnya dengan siapapun saya siap asal untuk kebaikan dan bisa diterima warga Surabaya. Termasuk Pak Wisnu ataupun Pak Saleh Mukadar sekalipun,” kata Arif Afandi kepada wartawan usai menyusuri Sungai Kalimas, Surabaya, Jumat (13/11).
Masfuk, Saleh maupun Wisnu Sakti Buana di mata Arif adalah tokoh-tokoh yang memiliki komitmen kuat dalam pembangunan dan mensejahterakan masyarakat. Misalnya M Masfuk, yang telah dua kali periode menjadi bupati Lamongan telah bisa membuat Lamongan menjadi maju dan hasilnya dirasakan masyarakat.
Namun buru-buru dia menegaskan bahwa terlalu dini membicarakan calon wakil saat ini. Sebab kata dia, partainya belum resmi memutuskan nama. “Saya tak mau GR lah. Kita semua bersabar, biarlah Tim 9 nanti yang bekerja, calon walikotanya saja belum kok sudah bicara wakil,” tegas Arif yang pada Pilpres lalu menjadi ketua tim media pemenangan SBY-Boediono di Jawa Timur ini. .
Untuk itu Arif Afandi yang saat ini masih menjabat wakil walikota Surabaya ini meminta semua pihak bisa menahan diri dan tidak saling menjatuhkan melalui kampanye hitam. “Wis gak wayahe gegeran. Suroboyo adalah rumah kita, ayo dijogo. Mari kita kedepankan kepentingan masyarakat daripada kepentingan sesaat ataupun pribadi,” pinta politisi Partai Demokrat yang kabarnya sudah mendapat restu dari SBY ini.
Sementara relawan pemenangan Arif Afandi, AA Sindikasi lebih mendorong jagonya berpasangan dengan Wisnu Sakti Buana. “Pak Wisnu itu masih muda dan lebih pantas mendampingi Pak Arif. Jadi Surabaya akan lebih dinamis jika dipimpin orang muda,” tegas Hasan Sentot, Ketua Departemen Jaringan dan Komunikasi AA Sindikasi.
Namun Hasan Sentot tak bisa memaksakan kehendaknya karena keputusan paket Cawali dan cawawali adalah kewenangan Partai Demokrat sebagai induk organisasi Arif Afandi. “Tapi kita percayakan kepada Partai Demokrat dalam menangkap aspirasi warga Surabaya, Mudah-mudahan wakil Pak Arif nanti bisa membawa kebaikan Surabaya,” kata Hasan Sentot.
|
berita terkait :
|
|
| |
| |
|
|