Pari'an Suroboyoan
 |
|
|
 |
Surabaya Lima Tahun Ke Depan...
Arif Afandi memang bukan sosok baru di Surabaya. Namanya sudah terukir sebagai wakil wali kota Surabaya sebelum maju ke kancah pilwali 2 Juni 2010 ini.
Mantan pemimpin redaksi Jawa Pos itu... |
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Senin, 07 Juni 2010 Arif Afandi Ingatkan Pendukungnya Tidak Terprovokasi Isu
Surabaya - Calon walikota Arif Afandi, meminta kepada para pendukungnya untuk tetap bersabar menunggu proses tahapan pemilukada Kota Surabaya sampai tuntas. Pendukung CACAK diminta memberi kesempatan kepada KPU, Panwas, dan aparat keamanan untuk bertugas menyelesaikan proses demokrasi ini sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya akan memberikan pernyataan politik setelah tahapan pemilu ini selesai. Ini penting, agar tidak mengganggu dan mempengaruhi proses atau tahapan yang sedang dilakukan oleh teman-teman di KPU," kata Arif Afandi di kediamannya, Kutisari, Senin (7/6/2010).
Arif Afandi mengajak semua pihak untuk tetap menjaga komitmen selama ini untuk membangun kebudayaan berdemokrasi dengan menghargai proses dan tahapan yang telah kita sepakati.
Apalagi saat ini kata Arif Afandi, ada upaya untuk merusak citra CACAK dengan segala isu-isu yang menyesatakan dan memutarbalikan fakta. "Jangan terpancing rumor-rumor atau isu murahan yang tidak jelas pertanggungjawabannya. Mungkin saja ada pihak yang tidak senang dengan cara Tim Cacak yang serius mengembangkan budaya demokrasi yang santun, jujur dan taat aturan," tandas Arif Afandi.
Menurut Arif, selama ini, Tim Cacak memegang teguh janji dan sepakat untuk menggunakan cara-cara yang santun, jujur dan sesuai dengan aturan dalam mengikuti proses pemilukada Surabaya ini.
"Bagi saya, mengikuti Pemilukada Surabaya ini bukan sekadar untuk mencari kekuasaan. Tapi lebih sebagai kontribusi terhadap pembangunan demokrasi bagi warga Surabaya," tuturnya.
|
berita terkait :
|
|
| |
| |
|
|